Kembali ke Daftar Isi

Episode 1: Dosa di Balik Sembako

Chapter 4: Penggerebekan KPPU & Konspirasi Dana Hitam

Lokasi: Ruang Server Rahasia, Basemen Tiga
Waktu: 16:00 WIB

Dika mengetik dengan kecepatan tinggi di bawah cahaya biru dari deretan rack server yang berkedip di ruang bawah tanah yang dingin. Proses penyalinan hampir selesai. Namun, saat ia memeriksa partisi back-up, matanya menangkap sebuah folder tersembunyi berenkripsi ganda yang tidak terdaftar dalam protokol standar.

Didorong rasa penasaran, Dika meretas enkripsi tersebut menggunakan override key level direktur yang diberikan Sekar kepadanya. Matanya membelalak membaca deretan angka dan nama yang terpampang di layar.

Ia segera memotret layar menggunakan ponselnya dan berlari ke lift servis, naik langsung menuju lantai 40.

Sesampainya di ruangan Sekar, Dika mengunci pintu dan bernapas tersengal-sengal. Ia meletakkan ponselnya di atas meja Sekar.

"Mbak... ada folder rahasia di luar jalur operasional sembako," bisik Dika, suaranya gemetar. "Isinya rekayasa pemutihan ribuan hektar lahan adat di Kalimantan, dan jejak aliran dana gelap senilai Rp 9 triliun—hampir enam ratus juta dolar. Uang itu diputar ke rekening luar negeri... untuk menyuap aktor politik."

Sekar terdiam menatap layar ponsel Dika. Sebuah kengerian dingin menjalar di punggungnya. Kasus penimbunan sembako hanyalah pengalih perhatian. Keluarga Mahkota tengah mendanai kudeta politik bayangan. Dan sekarang, Sekar serta asistennya mengetahui rahasia yang terlalu mematikan.