Episode 1: Dosa di Balik Sembako
Chapter 4: Penggerebekan KPPU & Konspirasi Dana Hitam
Lokasi: Lobi dan Area Operasional Mahkota
Waktu: 15:30 WIB
Sirine meraung mendekat. Dari balik jendela, iring-iringan mobil penyidik Kejaksaan Agung dan KPPU tiba membelah kerumunan demonstran. Puluhan petugas berseragam rompi kejaksaan merangsek masuk ke lobi utama Gedung Mahkota, dipimpin oleh Jaksa Mita—perempuan tegas bermata elang yang terkenal dengan julukan "Gunting Rumput".
"Kunci semua pintu! Jangan ada karyawan yang keluar atau menghancurkan dokumen!" teriak Jaksa Mita sambil mengacungkan surat perintah penggeledahan kepada kepala sekuriti yang mencoba menghalanginya.
Di lantai 40, alarm internal berkedip merah. Sekar berdiri di depan jendela kaca ruangannya, menatap ke bawah dengan ekspresi tanpa emosi. Ia sudah memperkirakan manuver Mita sejak dua hari yang lalu.
Sekar menekan tombol interkom di mejanya. "Dika, potong aliran listrik ke server utama di lantai 12. Pindahkan jalur data ke server rahasia di basemen tiga. Lakukan dalam waktu kurang dari enam puluh detik sebelum kejaksaan menyita hard drive operasional."
"Siap, Mbak," balas Dika dari ujung interkom.
Sekar menutup sambungan. Ia tahu Mita gigih, tapi kali ini pun, sang jaksa hanya akan menemukan cangkang kosong di server utama Mahkota.