Episode 1: Dosa di Balik Sembako
Chapter 1: Pelabuhan Internasional – Masa Kini
Lokasi: Area Kargo, Pelabuhan Peti Kemas Internasional Tanjung Priok
Waktu: 23:45 WIB, 2026
Angin laut yang amis berembus kencang, membawa rintik hujan gerimis yang membuat aspal dermaga terasa lengket oleh sisa oli dan garam. Di bawah temaram lampu sorot kuning dari crane raksasa, Sekar berdiri tegak.
Ia mengenakan setelan lapangan taktis hitam—bukan gaya eksekutif biasa, melainkan seseorang yang bersiap untuk situasi terburuk. Rambutnya diikat rapi, menonjolkan sepasang mata yang sedingin baja.
Di kejauhan, antrean panjang truk tronton menderu pelan. Truk-truk itu mengangkut ratusan kontainer baja berlogo "Mahkota Agro". Di dalam peti kemas tersebut, terdapat ribuan ton minyak goreng dan gula rafinasi yang siap dikirim secara ilegal ke pasar gelap internasional.
Sekar mengepalkan tangannya di dalam saku mantel. Di luar gerbang pelabuhan ini, ia tahu bahwa jutaan rakyat sedang menjerit akibat krisis pangan terburuk dalam dekade terakhir. Antrean pembagian sembako sering berujung ricuh, namun di sini, di bawah pengawasannya sebagai Corporate Fixer, kelangkaan itu sengaja diciptakan demi meraup keuntungan ribuan persen bagi para pimpinan eksekutif Mahkota.